Activities
July 3, 2026 2 menit baca

ImpactCorner by DSI: Claude AI for Productivity

Jumat, 26 Juni 2026 kemarin, kami di Dampak Sosial Indonesia resmi membuka lembaran baru: #ImpactCorner. Sebuah program yang kami niatkan...

Jumat, 26 Juni 2026 kemarin, kami di Dampak Sosial Indonesia resmi membuka lembaran baru: #ImpactCorner. Sebuah program yang kami niatkan sebagai ruang temu untuk berbagi dampak dan kebermanfaatan bersama para sahabat DSI.

Untuk edisi perdana kemarin, kami memutuskan memilih tema yang menurut kami paling menyapa keresahan banyak orang belakangan: Claude AI for Productivity. Alasannya cukup mendasar. Kemajuan AI hari ini bergerak begitu cepat, dan mau tak mau kita semua sedang berdiri di persimpangan yang sama. Maka melalui sesi ini, kami ingin mendorong rekan-rekan peserta untuk belajar memanfaatkan Claude AI secara lebih optimal dalam kerja nyata sehari-hari.

Kita tidak sedang berlomba melawan mesin, melainkan berlomba dengan diri sendiri untuk mau terus belajar.
Poster Claude for Productivity
Poster Claude for Productivity

Saya memulai sesi #ImpactCorner bukan dari cerita tentang fitur-fitur utama Claude-nya, melainkan dari pola pikir yang menggerakkan manusia di balik ruang kemudinya. Saya sampaikan sebuah analogi: AI itu ibarat anggota tim super pintar yang baru kita terima bekerja di kantor, tetapi belum kenal sama sekali dengan pekerjaan kita. Ia butuh diberi konteks, diberi contoh, lalu hasilnya kita tinjau kembali supaya sesuai dengan ekspektasi kita. Setelah memahami pola pikir tersebut, baru kami lanjut membahas cara memilah tugas mana yang paling layak untuk mulai diotomasi. Tidak semua pekerjaan cocok diserahkan ke AI. Yang paling ideal biasanya tugas yang berulang, memakan banyak waktu dan tenaga, serta punya pola pengerjaan yang jelas.

Respons rekan-rekan peserta terhadap sesi tersebut ternyata jauh lebih hangat dari yang saya bayangkan. Menariknya lagi, di balik antusiasme itu tersingkap satu kenyataan: banyak di antara mereka yang sebenarnya sudah pernah mencoba AI, tetapi belum benar-benar mengoptimalkannya. Ketika saya membahas fitur Skills dan Project Files misalnya, tidak sedikit yang baru menyadari bahwa fitur-fitur semacam itu ternyata ada dan bisa sangat memudahkan pekerjaan mereka selama ini.

Survei penggunaan Claude for Productivity

Bagi saya, temuan kecil ini justru menjadi cermin yang jujur. Bahwa persoalan kita bersama hari ini bukanlah soal seberapa canggih tools yang tersedia, tetapi lebih pada seberapa jauh kita mau mengenali dan mengoptimalkan kemajuan teknologi yang ada di hadapan kita.

Bukan AI yang akan menggantikan peran kita. Justru manusia-manusia lain, yang lebih dulu mau beradaptasi dan mengoptimalkan kemajuan AI, yang perlahan bisa menggeser posisi kita. Maka mari terus belajar beradaptasi, sembari menjaga agar setiap kemajuan yang kita raih tetap bermuara pada kebaikan.

Terima kasih sudah hadir pekan lalu, Teman Diskusi.
Nantikan #ImpactCorner berikutnya dari DSI! 😊

Ditandai Dalam

Chairul Sinaga

Managing Director Dampak Sosial Indonesia. Menulis tentang kepemimpinan, perjalanan, dan hal-hal kecil yang bermakna besar — sejak 2015.

Tinggalkan komentar

Email Anda tidak akan dipublikasikan. *